Senin, 30 Mei 2011

Logo dan Tema 66 Tahun Republik Indonesia Tahun 2011

Rabu, 18 Mei 2011Logo: Tema:Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945,Kita Tingkatkan Kesadaran Hidup dalam ke-Bhinneka-anuntuk Kokohkan Persatuan NKRI, Kita SukseskanKepemimpinan Indonesia dalam Forum ASEANuntuk Kokohkan Solidaritas ASEANsumber: www.setneg.go...

Kamis, 26 Mei 2011

Kejati Tetap Tindaklanjuti

Rabu, 25 /05/ 2011 11:30Dugaan Penyimpangan Dana PramukaJAMBI – Meski ada upaya sejumlah pihak untuk mengembalikan dana pramuka yang diduga diselewengkan, namun pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, tetap akan menindaklanjuti laporan dugaan penyimpangan pengelolaan dana Pramuka yang diperkirakan sebesar Rp 3 miliar itu. Hal ini ditegaskan Asisten Intelijen Kejati Jambi, Andi M Iqbal Arief, saat dikonfirmasi sejumlah wartawan kemarin (24/05).Dikatakan Andi, kini pihaknya masih melakukan pengumpulan data (puldata). “Ini akan terus berlanjut,” tegasnya. Mengenai adanya upaya pengembalian dana oleh sejumlah pihak, Andi, mengatakan pihaknya tetap akan menindaklanjuti laporan sesuai laporan ke Kejaksaan. “Silakan saja, itu urusan Inspektorat. Kita tetap akan cek penggunaan dana yang katanya ada...

Jumat, 20 Mei 2011

Meluruskan Boedi Oetomo dan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei

“Tanggal berdirinya Budi Utomo sering disebut sebagai Hari Pergerakan Nasional atau Kebangkitan Nasional. Keduanya keliru, karena Budi Utomo hanya memajukan satu kelompok saja. Sedangkan kebangkitan Indonesia sudah dari dulu terjadi… Orang-orang Budi Utomo sangat erat dengan cara berpikir barat. Bagi dunia luar, organisasi Budi Utomo menunjukkan wajah barat” (Robert van Niels). SEJARAH memang ditentukan oleh mereka yang berkuasa. Dengan kekuasaan itu pula, tiap tanggal 20 Mei pemerintah memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), mengacu pada organisasi Boedi Oetomo yang didirikan pada 20 Mei 1908. Sebuah kekeliruan yang nyata bila Boedi Oetomo yang didirikan pada 1908 diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional (Harkitnas)....

Harkitnas dan Boedi Oetomo dalam Bayang-bayang Freemason & Theosifi

Oleh: Artawijaya* Setiap tanggal 20 Mei pemerintah memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), mengacu pada organisasi Boedi Oetomo (BO) yang didirikan pada 20 Mei 1908. Anehnya, kedekatan BO dengan organisasi Freemason tak pernah diungkap sejarah. Ada apa? Het Jong Javaasche Verbond Boedi Oetomo atau Ikatan Pemuda Jawa Boedi Oetomo didirikan di Gedung STOVIA (School tot Opleiding voor Inlandsche Artsen), Batavia, pada 20 Mei 1908. Tahun berdirinya BO sama dengan tahun munculnya Gerakan Turki Muda (Young Turk Moment). Gerakan Turki Muda (Young Turk Movement) yang dipimpin oleh Mustafa Kemal At-Taturk juga mengadakan revolusi kebangkitan nasional. Gerakan ini berhasil menumbangkan kekhilafahan Islam, dan mengganti hukum Islam...

Kejati Minta Keterangan Inpektorat Provinsi

Terkait Dana PramukaJAMBI – Bagian Intelijen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, mulai melakukan pemeriksaan terkait dugaan penyimpangan dana keuangan Pramuka Provinsi Jambi, yang diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Kemarin (18/05), tim penyidik memintai keterangan dari Riko Febrianto, Inspektur II, Inspektorat Provinsi Jambi yang melakukan pemeriksaan terkait penyimpangan dugaan dana Pramuka.Terkait pemeriksaan tersebut, Asisten Intelijen Kejati Jambi, Andi M Iqbal Arief, mengatakan, hanya bertujuan untuk mengetahui hasil pemeriksaa internal Inspektorat, apa saja temuan inspektorat. “Selain itu, kita mau mengetahui siapa saja yang telah diperiksa oleh inspektorat, dan sejauh mana hasil dan batasan pemeriksaan yang mereka lakukan,’ katanya. Ketika ditanya, indikasi yang telah ditemukan terkait...

Jumat, 13 Mei 2011

Gubernur: Inspektorat & Kejati Bisa Kerja Sama

Jumat, 13 /05/ 2011 09:00Tuntaskan Soal Kebocoran Dana PramukaHasan Basri AgusJAMBI–Kebocoran dana Pramuka sebesar Rp 3 miliar sesuai dengan audit Inspektorat Jambi pada tahun 2009 dan 2010 masih terus ditindaklanjuti. Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus mengatakan, untuk menuntaskan masalah ini bisa saja Inspektorat dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) bekerjasama. Apalagi, Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, Fachrori Umar pernah mengatakan persoalan ini akan diserahkan ke Kejati karena sudah menyangkut persoalan hukum.Karena itulah Gubernur mengatakan sepanjang itu diperlukan semuanya akan dilakukan. “Kita lihat nantilah. Tapi sepanjang itu diperlukan kerjasama Inspektorat dan Kejati, kenapa tidak,” tegasnya. Namun soal tugas Inspektorat, Gubernur mengatakan,...

Selasa, 10 Mei 2011

Kebocoran Dana Pramuka: ICW Pantau Dana Pramuka Jambi

Tribun Jambi - Rabu, 11 Mei 2011 09:10 WIBShare|JAMBI, TRIBUNJAMBI.COM - Kejaksaan Tinggi Jambi tidak perlu menunggu Inspektorat Wilayah Provinsi Jambi menyerahkan data-data untuk mengusut dugaan korupsi dana pramuka senilai miliaran rupiah. Sebab, data laporan masyarakat sudah bisa menjadi pegangan Kejati Jambi melangkah."Pekerjaan inspektorat memang melaporkan penyelewangan kepada gubernur lalu ada penyelesaian secara internal. Jadi kalau menunggu laporan dari inspektorat terlalu lama dan bahkan bisa saja tak dilaporkan. Kejati harus berani mengambil dokumen-dokumen itu dari inspektorat," kata Ketua Divisi Monitoring Pelayanan Publik Indonesia Corruption Watch (ICW), Febri Hendri kepada Tribun, Selasa (10/5).ICW berjanji memantau perkembangan seputar kasus dugaan penyelewengan dana pramuka...

Sabtu, 07 Mei 2011

Kasus Pramuka ke Kejati

Wagub : Ditemukan Dana Fiktif di Laporan KeuanganFachrori Umar.(F:Dok)JAMBI - Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar memastikan akan melaporkan kasus kobocoran dana Kwarda Pramuka ke kejaksaan. “Sekarang masih kita pelajari, namun karena di dalamnya terdapat kesalahan hukum, kita akan arahkan ke Kejati Jambi,” ujar Fachrori, kemarin. Dijelaskannya, dalam temuan Inspektorat Jambi pada hasil pemeriksaan tahun 2009 dan 2010 ditemukan kebocoran dana Pramuka senilai Rp 3 miliar. “Kalau sudah begini tentu hukum harus ditegakkan, tentunya Kejati yang akan bertindak atas persoalan ini,” tegasnya. Menurut Fachrori Umar, pihaknya menemukan dana fiktif pada laporan keuangan Kwarda Pramuka. Ia mencontohkan, misalnya adanya temuan pada keberangkatan...

Minggu, 01 Mei 2011

Guru Diminta Kuasai Ilmu Pramuka Tingkat Dasar

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG - Para guru di Sekolah Dasar (SD) diminta menguasai ilmu kepramukaan minimal untuk tingkat dasar agar bisa sejak awal memberikan pembinaan kemandirian bagi anak didik. Kenyataannya sebagian besar guru SD justru belum memiliki kemampuan kepramukaan dasar, kata Wakil Rektor III Universitas Bung Hatta (UBH) Dra Susi Herawati M.Pd pada pembukaan Pelatihan Kepramukaan Dasar Mahasiswa Pendidikan Gurus Sekolah Dasar (PGSD) UBH di Padang, Rabu (16/2).Padahal, tambahnya, sebagai guru kelas, mereka (para guru SD) tidak hanya bertugas sebagai guru mata pelajaran namun juga sebagai pembina kepramukaan untuk tingkat dasar. Akibat kondisi seperti itu, menurut dia, pendidikan kemandirian yang biasanya diajarkan lewat...

Pages 321234 »

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | free samples without surveys